Sabtu 8 Juli 2023, Masjid Nurul Iman menjadi tuan rumah bagi acara pengajian rutin PKK (Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga) Pokja 1. Kegiatan ini bertujuan untuk mengadakan pembacaan Maulid Habsyi dan ceramah agama guna memperkuat pemahaman dan kecintaan umat terhadap nilai-nilai Islam.
Dalam acara ini, warga sekitar dan komunitas masjid berkumpul bersama untuk merayakan kelahiran Nabi Muhammad SAW melalui pembacaan Maulid Habsyi. Pembacaan Maulid Habsyi merupakan tradisi populer di Indonesia, di mana para pengunjung membaca syair-syair pujian kepada Nabi Muhammad SAW dengan iringan musik gambus atau hadrah. Hal ini memberikan nuansa khidmat dan kegembiraan dalam memperingati momen penting dalam sejarah Islam.
Selain pembacaan Maulid Habsyi, acara ini juga menampilkan ceramah agama yang disampaikan oleh seorang ustadz atau ulama terkemuka. Ceramah agama memiliki peran penting dalam memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang ajaran Islam, serta memberikan inspirasi dan motivasi bagi para hadirin untuk menerapkan nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari.
Masjid Nurul Iman dipilih sebagai lokasi yang cocok untuk melaksanakan kegiatan pengajian ini. Masjid ini merupakan pusat kegiatan ibadah dan pengembangan spiritual umat Muslim di sekitar area tersebut, sehingga menjadi tempat yang tepat untuk mengumpulkan orang-orang yang ingin meningkatkan pengetahuan agama mereka.
Partisipasi dalam acara seperti ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi seluruh peserta. Selain meningkatkan pemahaman tentang Islam, acara ini juga memperkuat hubungan sosial antar warga dan komunitas masjid. Kebersamaan dalam merayakan momen keagamaan yang berharga seperti ini membantu memperkuat rasa solidaritas dan persatuan di antara umat Muslim.
Dengan demikian, Pengajian Rutin PKK Pokja 1 dengan tema Pembacaan Maulid Habsyi dan Ceramah Agama di Masjid Nurul Iman pada tanggal 8 Juli 2023 memberikan kesempatan kepada masyarakat setempat untuk mendapatkan wawasan dan inspirasi agama yang bermanfaat. Semoga kegiatan semacam ini dapat terus dilakukan sebagai sarana untuk memperkuat ikatan keagamaan dan kesejahteraan keluarga di lingkungan sekitar.